wah… ternyata kehamilan istriku agak berat ya? mual2 (meski ga parah), pola makan jadi berubah total. ga bisa makan banyak, tapi sering lapar. telat dikit makannya, lapar kaya puasa seharian. pas makan, eh.. yang masuk dikit buanget. kacian istriku…. ![]()
klo dah kaya gini, harus standby makanan2 kecil. klo mendadak lapar, tinggal caplok aja. tapi tetep harus ada suplemen tambahan dari dokter. kemarin sih dikasih vitamin plus obat mual. semoga saja bulan2 awal, kehamilan istriku baik2 saja.
Makannya ga jelas
Ditulis dalam Bulan ke-1
Istriku hamil? Waah.. bahagianya aku
Kami menikah tanggal 9 september 2007 hanya beberapa hari sebelum bulan Ramadhan tiba. Katanya sih pamali nikah mo puasa. Takut “kebobolan” siang2 waktu puasa. Ah.. kita sih niatnya ibadah. InsyaAllah akan terus dijaga. Alhamdulillah bulan puasa bisa kami lewati dengan penuh kebahagiaan.
Masuk bulan kedua pernikahan kami, istriku belum ada tanda2 mo hamil. Gimana nih? Kayanya dia asik aja sama kerjaan. Aku juga sih, tetep semangat kerja hingga sampe rumah kondisi dah agak cape. Yah… aku sih pasrah aja. Klo emang cepet dikasih momongan, ya… aku terima. Klo blom, ya… mungkin emang blom saatnya.
Masuk bulan ketiga, istriku bilang klo dia telat datang bulan. Aku tanya dah berapa hari telatnya? Dia bilang baru satu hari.Yaah.. kirain dah satu minggu. Tapi penasaran juga sih. Akhirnya kami coba pake test-pack. Kali aja hasilnya positif. Setelah tiga menit menunggu sesuai petunjuk penggunaan, kami dapat hasil yang membuat kami senyum2. Positif!!!
Alhamdulillah…. setelah 3 bulan menunggu, akhirnya datang juga yang kami tunggu. Tapi itu masih harus di cek lagi juga dipastikan keterlambatan datang bulannya. Setelah 1 minggu berselang, kami coba pake tes-pack lagi, dan hasilnya sama, Positif. Duuh.. jadi ga sabar mo ke dokter kandungan. Biar cepat dianalisa dan dikasih saran2 sama yang ahli. Ga lupa juga tanya kanan-kiri sama yang pernah hamil.
Mudah2an istriku trus diberikan kesabaran, kekuatan, dan kesehatan agar bayi dikandungannya sehat, sempurna dan lahir dengan selamat beserta ibunya. Amin.
Ditulis dalam Proses Awal
MOUNT OF LOVE THEORY, Studi kasus awal mencinta dan dicintai
Cinta itu buta? mmh…. kata beberapa orang. Tapi ga jarang juga yang mengatakan cinta itu Melek. Itu sih hak sapa aja yang punya pendapat, karena hidup mereka, yaa… mereka yang menjalani. Tidak setiap pendapat orang baik buat dia, atau sebaliknya, tidak setiap pendapat kita baik untuk orang lain. Di sini saya sedikit memberikan, apa ya?, semacam teori dalam bercinta. Kaitannya sama yang baru mau memulai memaknai cinta.
Saya menamai teori saya ini MOUNT OF LOVE THEORY atau Teori Gunung Cinta. Menarik? Terserah anda lah yang menilainya. Seperti kalimat awal di atas. Ini hanya pendapat yang belum tentu cocok untuk anda. Syarat utama bisa memulai teori ini adalah rasa keimanan yang baik kepada Allah SWT. Karena cinta yang asalnya memang anugrah Allah SWT terkadang diselimuti oleh hawa nafsu negatif yang berasal dari bisikan syaitan.
Cinta.. apa ya? Kata beberapa temen, klo ada cinta hatinya dag-dig-dug. Apalagi klo deket sama yang dicinta. Saya bilang, “Itu mah jantung lagi berdetak, fren”. halah… ngaco aja dah. Tapi apa iya seperti itu? Bisa saja terjadi apalagi buat yang baru memulainya.
Ketika ada seseorang yang menarik hatinya, terkadang kondisi itu muncul. Jika memang efeknya positif, misalnya kerja jadi rajin, prestasi tambah bagus, itu ga jadi masalah. Gimana klo efeknya negatif? Tidur ga nyaman, kerja berantakan, sama temen jadi ga jelas. Wah… kacau. Klo dah gini, sapa yang rugi? Pasti yang sedang mabuk cinta. Iya ga?
Oke… saya coba mulai menerangkan teori ini. Jangan lupa menyiapkan secangkir kopi/teh/susu hangat dan sedikit makanan kecil. Buatlah diri anda senyaman mungkin, karena logika harus tetap berperan.
Ditulis dalam CintaKu
Cinta kah ini?
Ternyata ditinggal istri pergi keluar kota ga enak juga. Awalnya sih… nyoba cari2 aktivitas yang bisa sedikit “mengalihkan” pikiran. Tapi lama2 kangen ini muncul terus. Tiap saat rasanya ingin selalu bersama dia.
Duuh.. sayang, cepet pulang ya? Kita kan masih pengantin baru. Masa suamimu tidur sendirian aja. Pasti kamu ga tega kan? Ya udah.. cepet pulang ok?
Ditulis dalam CintaKu
is this the way to be a writer?
Dasarnya saya tuh ga bisa nulis. Bahkan untuk mengungkap sesuatu seringnya terbata-bata. Kecuali klo udah dipikirin banget. Mulai lahir satu-dua ide yang terangkai. Itupun ga bisa spontan (kecuali yang sekarang ini). Harus 1-7 hari baru dah, gagasan/ide bisa tersusun. Tapi apapun yang ingin saya capai, setidaknya saya telah berusaha untuk menuangkan sesuatu dalam bentuk tulisan. Siapa tau selanjutnya saya benar-benar bisa menulis. Is this the way to be a writer? Insya Allah, yess….!!
Ditulis dalam NgeBloG





